Saat kita sakit adalah saat yang indah untuk merasakan kerendahan hati.
Tidak ada orang yang bisa berlaku sombong kepada Tuhan saat dia sakit.
Dan saat kita dicengkeram oleh penyakit, mudah sekali bagi kita untuk merasa bahwa harta, kedudukan, dan nama besar - semuanya tak berarti tanpa kesehatan, dan tak ada tempat mengadu dan memohon pertolongan selain Tuhan.
...
Tapi saat orang merasa sehat - harta, kedudukan, dan ketenaran dengan mudah mengkhilafkannya dari pentingnya kesehatan, dan menaruh Tuhan di belakang daftar prioritasnya.
Marilah kita hidup dengan baik, dalam kasih sayang kepada keluarga dan sesama, mensyukuri kesehatan, dan damai dalam kedekatan yang mesra dengan Tuhan.
Mario Teguh - Loving you all as always
Sahabat saya yang baik hatinya,
Janganlah Anda membatasi pertumbuhan Anda, dengan membatasi yang Anda pelajari.
Karena,
...
Yang Anda pelajari menentukan tingkat kemampuan Anda.
Kemampuan Anda menentukan yang bisa Anda kerjakan.
Yang Anda kerjakan menentukan yang bisa Anda hasilkan.
Yang Anda hasilkan menentukan nilai Anda bagi sesama.
Dan nilai Anda bagi sesama menentukan penghargaan kehidupan ini kepada Anda.
Sesungguhnya, tidak ada siapa pun yang bisa selesai belajar.
Mario Teguh
Mario Teguh Super Note
PARADOX CINTA
Antara CINTA YANG INDAH dan LOGIKA YANG LUMPUH
Ada sebuah paradox cinta, yang menguji keindahan cinta kita, atau yang menunjukkan kelumpuhan logika kita.
...
Paradox itu adalah:
“Semakin sulit seseorang untuk dicintai, semakin ia membutuhkan cinta.”
CINTA YANG INDAH:
Di muka bumi ini, tidak ada cinta yang keindahannya mengalahkan cinta ibunda, yang akan tetap mencintai bayi yang dilahirkannya, walau dia seperti apa pun dan sesulit apa pun sifatnya.
Tapi, ada juga ...
LOGIKA YANG LUMPUH
Di muka bumi ini juga, hidup orang-orang yang tetap menolak nasehat baik orang tua dan sahabat, dan bahkan menolak mendengar nasehat dari diri sejatinya, bahwa dia harus menjauhkan diri dari orang yang buruk sifat dan palsu janji-janji cintanya.
Orang yang lumpuh logikanya seperti ini akan tetap mencintai pendusta yang buruk keseluruhan sifatnya, hanya untuk tersiksa dalam pernikahan yang buruk, yang melukai hati dan badannya, dan yang merampas keindahan masa mudanya.
Jika dia bertahan dalam rasa gengsi dan tak mau mengakui kesalahan, dia akan hidup dalam sandiwara yang indah di depan, tapi yang nista dan hina di belakang.
Tapi, jika dia ikhlas mengakui kesalahan dan kembali kepada keluarga dan kepada Tuhan, sesungguhnya keluarganya mewakili pemaafan Tuhan.
Jujur mengakui kegagalan dalam cinta, bukanlah sebuah cacat derajat atau rusaknya nama. Ia adalah kewajiban untuk menghentikan keburukan dan memulai lagi dengan kebaikan yang menjadi hak kelahiran kita.
Cinta itu gilanya sebentar. Tapi bagimu yang melumpuhkan logika, deritamu bisa panjang.
Maka, belajarlah memisahkan antara kegilaan cinta yang sesaat, dari kebutuhanmu untuk berbahagia selamanya.
Mario Teguh – Loving you all as always
Sahabat saya yang baik hatinya,
Jika Anda menduga-duga yang buruk
sebagai kemungkinan masa depan,
maka dugaan itulah yang mengerdilkan
... ketegasan Anda untuk memilih pergaulan
dan pekerjaan yang membesarkan,
yang menguatkan, dan yang meninggikan.
Maka, janganlah menjadi orang pertama
yang meragukan kemungkinan keberhasilan Anda
untuk membangun peran yang besar
bagi kebaikan hidup Anda,
bagi kebahagiaan keluarga dan sesama.
Harapan baik adalah dugaan baik.
Selalu, dugalah yang baik-baik
terhadap Tuhan dan kehidupan.
Mario Teguh
Mario Teguh Super Note
KEINDAHAN BAGI JIWA BAIK YANG CINTANYA DINISTAI
Bagimu, jiwa baik yang cintanya dinistai,
... langit ini runtuh, bumi ini gelap, laut mendidih, udara serasa pekat berjelaga, dan air serasa pasir, …
tapi sesungguhnya engkau terluka bukanlah oleh rasa kehilangan orang yang kau cintai; tapi karena rasa terhina, terbuang, tersia-siakan, dan dirampoknya rasa berhak untuk hidup dengan baik.
Pengkhianatan cinta tidak mencabik orang itu darimu, tapi merusak rasa hormat dirimu.
Engkau dibuatnya merasa tak berguna, tak bernilai, tak pantas dihargai, dan tak dipertimbangkan dalam mengalihkan perhatiannya kepada orang lain yang belum tentu sebaik dirimu.
Engkau dibuat bertanya-tanya dalam kesendirianmu mengenai apa yang memantaskanmu bagi perlakuan senista ini.
Memang ...,
Pengkhianatan cinta adalah penghinaan terkejam kepada rasa hormatmu kepada dirimu sendiri.
Itu yang menjadikanmu geram dan ingin melihatnya meregang terpanggang api neraka, dan terlantar antara pingsan dan mati di belantara penuh duri dan racun .
Ooh … betapa dendam itu mentenagai malam-malam panjang yang berselang-seling antara tangis dan rencana pembalasan dendam.
Tapi …, karena kebaikan jiwamu - engkau tahu, engkau tak mungkin berlaku kejam bahkan kepada orang yang mengejamimu, … alih-alih engkau melunglai lemah dalam keinginan untuk lari dan menghilang dari kesadaranmu, agar engkau lupa betapa rendahnya engkau diperlakukan.
……..
Adikku, yang hatinya baik, yang berhak bagi setulus-tulusnya cinta dari belahan jiwamu yang sejati, dengarlah ini ya?
Saat di mana engkau merasa kehilangan dirimu adalah saat yang paling tepat untuk membangun dirimu yang baru, yang lebih damai karena kekuatannya, dan yang lebih kuat karena keikhlasannya.
Engkau yang kehilangan dirimu, harus bersyukur, karena engkau bisa membangun dirimu yang baru, tanpa direpoti oleh sisa-sisa sikap dan kebiasaan buruk pada dirimu yang lama.
Ini adalah saat di mana engkau harus mendekatkan dirimu kepada Tuhan, kepada orang tua dan mereka yang nasehatnya telah kau abaikan, dan kepada diri sejatimu yang telah sesungguhnya memberitahumu bahwa engkau akan terluka.
Sekarang … tenangkanlah dirimu, damaikanlah hatimu, lapangkanlah nafasmu … diamlah sebentar … diamlah ... sampai engkau mendengar kesunyian di dalam hatimu …
Hmm … mudah-mudahan sekarang benderang bagimu bahwa sesungguhnya luka hatimu karena pembuangan oleh orang yang tak tahu diri itu, adalah sesungguhnya cara Tuhan untuk mendekatkan dirimu kepada dirimu sendiri.
Pengkhianatan itu indah - bagimu yang mengerti, bahwa engkau sedang dipisahkan dari orang yang akan hanya lebih melukaimu di masa depan.
Sekarang, dalam nalarmu yang lebih mengerti, tetapkanlah berapa banyak waktu yang masih kau butuhkan untuk bersedih dan berlemah-lemah dalam acara mengasihani dirimu sendiri yang sesungguhnya sangat gengsi dan benci dikasihani oleh orang lain.
Setelah itu, tetapkanlah waktu bagi dirimu yang baru itu untuk melatih cara senyum yang baru, yang lebih segar, yang lebih tulus, dan yang … ooh … berpendar dengan aroma cinta dari hatimu yang sekarang bersih dan lebih damai.
Sekarang, latihlah dirimu untuk memalingkan wajah dan menempelkan pandangan matamu yang anggun ke horizon di kejauhan sana … dalam sebuah ayunan gerak menoleh yang lamban dan elegan.
Sekarang, latihlah otot-otot lembut di wajahmu untuk tersenyum semanis mungkin, sepenyayang mungkin, dengan rona wajah yang penuh kasih, … heninglah sejenak, hanya beberapa detik sebelum bibirmu yang bersungging senyum itu mengeluarkan getar suara yang semerdu-merdunya dari beranda indah di lehermu yang kini terbebas dari ketegangannya.
Kedipkanlah matamu dengan gerakan api lilin yang meliuk manja terhadap belaian semilir angin senja, yang menutup lambat seperti engkau akan tertidur, tapi yang kemudian terbuka lagi dengan kerling mencling yang memanah hati yang tak berpertahanan.
He he he …
Yah … begitu, … tersenyumlah, tergelaklah … ooh adikku, engkau tak tahu betapa aku berbahagia dan haru dalam syukur - melihat wajahmu merekah dengan senyum yang sesungguhnya sesuci hari kelahiranmu.
Sekarang, dalam senyum dan penghormatan yang tulus kepada keindahan dari penciptaanmu di dalam kehidupan ini, tegakkanlah jiwamu dan tegapkanlah badanmu untuk menjadi pribadi yang baru, yang damai karena kekuatannya, dan yang kuat karena keikhlasannya.
Adikku … dengarlah bisikku ini …
Engkau jiwa yang baik.
Berbahagialah.
Mario Teguh - Loving you all as always


22.28
Achmad Hidayat
Posted in: 
0 comments:
Posting Komentar